Aku berusaha untuk mengerti keadaanmu.
Mungkin jika aku di tempatmu ,aku juga sedang bingung bagaimana menentukan sikap.
Namun ga bisa aku pungkiri,bahwa aku sangat kecewa karena setelah menunggu sekian waktu ,kata yang ku dapat darimu adalah permohonan maaf,
Tak merasakah sengsara nya aku sendirian di sini?
Tak kau rasakah getaran rindu yang menghiba?
Tak kau pedulikah hati yang meratap?
Seberapa lama waktu kau janjikan bisa ku tunggu.
Seberapa jauh engkau menuju sanggup ku menanti.
Namun bukan kata ini yang aku ingin baca.
Bukan kata ini yang ingin aku dengar. .
Maaf. . . . .insyaallah besok. . .
Apakah permohonan maaf mu bisa menyembuhkan luka kerinduanku?
Apakah permohonan maafmu membasuh siatan kecewa yang menoreh hati selama menanti?
Yaaaahhh. . .semua bukan salahmu,tp salahku sendiri yang berharap penuh padamu.
Yang bergantung harapan hanya untukmu.
Senin, 13 Mei 2013
kemelut hati
Published with Blogger-droid v2.0.10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar